Postingan

Resolusiku

Gambar
Waktu berlalu begitu cepat Berlari meninggalkan semua asa yang belum tercapai Bulan berganti bulan Hingga kini berada di akhir waktu Penghujung tahun 2017 Lelah Resah Suka Duka Impian Cita-cita Cinta Telah tergores indah dalam bingkai kehidupan Menorehkan semua kenangan yang indah. Tahun baru 2018 ada di depan waktu Tinggal menunggu jam Menanti menit Menunggu detik yang terus melaju cepat Doa kulantunkan dalam munajat panjang Syukur kuucapkan dalam setiap hembusan nafas Penantian bergantinya tahun Ya Allah dengan ini aku catatkan resolusiku di tahun 2018 Bukan berarti aku sombong dan tamak akan egoku Hanya menuliskan sedikit impian di tahun depan Sebagai wujud kesungguhanku dalam mewujudkan asa Bismillah ini resolusiku di tahun 2018 1. Harus bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, berakhlak dan bisa meningkatkan keimanan. 2. Punya buku (novel) yang terbit mayor 3. Punya buku best seller 4. Menambah buku antologi 10 buku 5. Punya penghasilan minim...

World Upside Down

Gambar
Keadaan bumi semakin kacau. Tidak hanya di kota Ramsena, namun seluruh penjuru dunia semakin kacau. Hewan dan binatang sudah tak bisa dibedakan lagi. Dibeberapa sudut kota terlihat manusia yang berprilaku seperti binatang. Sedangkan di beberapa kebun binatang, nyaris tak bisa dibedakan mana penghuni dan mana para pelatih serta penjaga. Dunia mulai terbalik. Banyak kera yang mulai berjalan lenggak-lenggok bak seorang model. Beberapa kambing dan sapi mulai senang bercermin, melamum, atau justru nongkrong di cafe untuk menikmati secangkir kopi. Sulit rasanya membedakan mana prilaku hewan sebenarnya dan mana manusia yang sejati. Manusia yang punya kecerdasan dan kodrat masing-masing. Fair menangis, deraian air mata seolah tak mau berhenti dari sudut matanya, saat dia melihat di layar monitor besar yang disambungkan pada rumahnya. Dia melihat John anak bungsunya berprilaku seperti Dogy anjing peliharaannya. John kerap menggonggong. Sesekali John menjulurkan lidahnya dan tidur di kand...

Cinta di Batas Waktu

Gambar
Seperti biasa setiap purnama penuh Syam selalu setia menanti wanitanya. Dia masih duduk menunggu di tepian danau. Ada desiran kuat di hatinya, yang tiba-tiba semakin terasa tak menentu. Panas dan berubah menjadi dingin. Jantungnya berdegup hingga terasa aliran darah mengalir lebih deras. Kemeja salur biru dilapisi jaket warna cream yang lembut, membuat tampilannya terlihat cool. Rambutnya klimis, serta aroma parfum yang melekat di tubuhnya membuat Syam terlihat lebih muda dari usianya. Syamsudin nama panjang laki-laki berkaca mata minus, yang kini masih setia menanti kehadiran permaisuri hatinya. Malam semakin larut. Angin berembus begitu kencang, saat jarum jam di tangan Syam menunjukan pukul 23.50. Syam makin tak sabar menunggu wanitanya. Dia beranjak dari batu besar tempat dia duduk. Perlahan dia langkahkan kakinya menuju danau. Dekat dan semakin dekat. Cahaya berwarna biru keemasan terpancar dari tengah danau. Sebuah benda terapung dengan cahaya yang masih menyilaukan semak...

RINDU NOVEMBER

Gambar
November masih menyisakan kisah membalut rindu. Layaknya sebuah kerinduan Amani pada suaminya yang kini sedang bertugas di luar negeri. Sendiri sedih menatap tempat tidur yang terasa sangat luas. Biasanya tempat tidur ini terasa sempit karena Amani harus ikhlas berbagi dengan suaminya. Amani berjalan menuju jendela, ditatapnya langit sore yang gelap terampas awan hitam. Mentari bersembunyi lebih dalam, bahkan semua sinarnya terenggut sekumpulan kapas-kapas hitam yang tertiup angin, berarak cepat. Gerimis turun berkeroyok membasahi bumi. Hujan ini mengingatkan Amani pada kenangan romantis yang saat ini mampu membuat bibirnya menyungging indah. "Mas, hujan ini mengingatkanku tentangmu," ucap Amani. Tangannya menjulur ke arah luar jendela. Menyentuh hujan dengan lembut yang turun menyapa dari atap rumah. Wangi petrichor semakin merebak menyejukan indra penciuman. Wangi yang selalu dirindukan. Seperti halnya kerinduan berjumpanya dengan laki-laki yang sangat dia cintai. L...

Momy

Gambar
Aku masih menatap isi rumah yang sangat berantakan. Setiap hari selalu saja aku temui sederet rutinitas yang memaksaku untuk terus move on dari hal-hal yang berbau santai atau jalan-jalan. Tidak seperti dulu waktu masih single, setiap libur selalu kugunakan untuk berpetualang. Berwisata, nonton, ngemall, pengajian bareng teman-teman atau sekedar berenang. Ya aku harus melupakan hal itu, tanggung jawabku saat ini adalah mengurus rumah tangga kecilku. Kupaksa tubuh ini untuk bangkit dari kasur, rasa pening masih menjalar di kepala. Cuaca dingin dan musim hujan sedikit menggoda kesehatanku. Mungkin hanya kelelahan atau juga masuk angin. "Mi ayo ikut nggak," tariak Erni, tetanggaku seraya melambaikan tangan dari dalam mobil. Aaah aku tahu, dia hanya ingin memanasi hatiku yang sedang baper. Baper karena menghabiskan waktu liburan di rumaj saja. Erni mau menghabiskan waktu liburnya untuk piknik ke luar kota. Aku menarik napasku. Badan ini terasa masih lemas. Mata yang sayu...

CINTA TERPENDAM

Gambar
Aku masih mematung, menatapnya dari kejauhan. Dia masih asik berbincang dengan beberapa temannya. Tawanya terlihat indah, mungkin ada hal lucu yang sedang mereka bicarakan. Yang aku tahu, dia begitu memesona. Sesekali pandangannya beredar, menyusuri keramaian. Suara musik yang menggema, memecahkan konsentrasiku yang masih memuja ketampanannya dari jauh. Mata indah dengan manik hitam, yang penuh sorot tajam mampu membuatku melayang hanya dengan satu kerlingan. Alisnya tebal, hitam berpaut menambah kesan misterius. Bibirnya merah dengan senyuman manis yang memikat. Dagunya ditumbuhi bulu-bulu jenggot tipis yang terlihat samar, membingkai indah di kulit wajah yang putih. Sedangkan rambutnya di belah pinggir, hitam, lurus. Dialah laki-laki yang saat ini masih aku puja ketampanannya. Laki-laki yang selalu mengganggu pikiranku siang dan malam. Otakku masih berkelana penuh dengan angan-angan. Berharap dia datang menghampiriku yang kini duduk sendiri. Meja ini sepi, sedangkan teman-tema...

Review novel Pengantin Laut Merah

Gambar
Review novel Judul : Pengantin laut merah Penulis: Dudun purbakala Penerbit : padi Sebwnarnya ini novel lama, tapi baru sempat saya baca. Ini kali pertama saya membaca novel dari penulis bernama Dudun purbakala. Awalnya saya tertarik membeli novel ini karena cover dan judul yang membuat saya bertanya-tanya tentang gambaran sebuah pengantin di laut merah. sinopsis singkat yang penuh sentuhan romance membuat saya penasaran. Sebuah novel yang sarat makna berbau religi. Sebuah perjalanan spiritual yang dilakukan oleh zulfikar si kuli tinta. Siapa sangka dalam tugasnya di tanah suci Zulfikar menemukan sebuah cinta. Cinta kepada seorang dokter bernama Zalwa, yang akhirnya kandas. Namun kekecewaannya terobati oleh kehadiran Faridah. Faridah seorang pramugari yang cerdas dan cantik.  Buku ini banyak menyajikan tentang pesan cinta dan kasih sayang. Tentang perjalanan spritual di kota suci. Bahasanya ringah, asik untuk dibaca.  Penulis menggunakan pov 1 dan alur maju yang ti...