Postingan

Menampilkan postingan dengan label Days writing challenges ODOP

PERPISAHAN

Gambar
Perpisahan Entah kenapa kata ini menjadi hal yang menakutkan untuk saya fikirkan. Yang terlintas dalam fikiran ketika mendengar kata ini adalah, air mata, kesedihan, tangis, sepi, sendiri. Padahal sejatinya jika ada pertemuan maka akan ada perpisahan. Bukankah seperti itu? Jika ada awal pasti ada akhir. Itu sudah menjadi hukum alam. Tapi tetap saja saya benci dengan kata perpisahan Karena disitu saya selalu meneteskan air mata. Terlebih berpisah dengan orang yang kita sayangi. Dan saya sedih ketika saya memikirkan, akankah saya berpisah dengan teman-teman ODOP? Sudahlah saya tak mau berpikir macam-macam. Jika memang berpisah untuk hal yang lebih baik lagi, kenapa tidak. Saya berharap para senior dan kakak pijr, tidak akan meninggalkan adik-adiknya. Kita sudah seperti keluarga. Jadi jujur ketika ada kata perpisahan saya merasa sedih. #30DWC #Day30 #ODOP

Pesona Kota Cirebon

Gambar
                         Foto: pinterest.com Cirebon adalah kota kelahiranku. Walau, aku tak pernah lama tinggal di kota itu. Seminggu-dua minggu, bahkan sehari atau dua hari saja menginap di kota Cirebon. Karena separuh usiaku telah dihabiskan di kota orang. Namun, tetap saja tanah kelahiran tak akan pernah bisa dilupakan. Disana banyak cerita yang tergores, banyak kisah yang tersimpan, dan ada kasih sayang yang terjaga hingga saat ini. Kasih sayang nenek dan keluarga besarku. Siapa sangka kota Cirebon adalah kota yang memiliki 7 pesona pariwisata yang saat ini menjadi prioritas kementerian untuk dipromosikan. Kota dengan julukan kota udang ini adalah, kota yang kaya akan objek wisata sejarah, tempat Ziarah, bahkan seni kebudayaan. Pesona apa sih yang terdapat di kota Cirebon? 1. Gua Sunyaragi (Kesambi) 2. Sentra kerajinan tembikar 3. Topeng Cirebon 4. Batik Katura 5. Kerajinan kerang 6. Pasar tradision...

Murid kecilku

Gambar
Foto: pinterest.com Anak-anak masih asik bermain. Diantaranya ada yang sedang bermain lompat tali. Ada juga yang sedang bermain kucing-kucingan. Semua tampak bahagia, meniknati waktu bermain disela-sela istirahat mereka. Tiba-tiba mataku terpaku pada Aliya, anak kecil berusia sembilan tahun. Aliya duduk sendiri di teras rumah, wajahya muram. Perlahan kuhampiri Aliya, mengajaknya tersenyum. Tapi, dia sama sekali tak memperdulikan kehadiranku. Pandangannya kosong. Kududuk di samping Aliya, dan mulai menepuk pelan pundaknya. Dia terperangah, kaget. "Eeh kakak," ucapnya. "Kamu kenapa melamun? Kenapa nggak ikut bermain dengan teman-teman lainnya?" tanyaku. Dia hanya menggeleng, tak lama kemudian menundukan pandangannya. "Apa ada masalah? Ceritalah pada kakak." Aku berusaha membujuk Aliya. "Ka apa benar aku anak bodoh?" tatapan matanya sangat polos. "Kata siapa? Kamu pintar. Buktinya kamu sekarang sudah hafal surat-surat pe...

Sate Blengong VS Kupat Glabed

Gambar
                         Foto : www.google.com Brebes tak hanya terkenal dengan telur asin sebagai kuliner andalannya. Beraneka macam olahan telur asin pun sudah mulai meramaikan toko oleh-oleh khas Brebes. Mulai dari telur asin rebus, panggang, asap, hingga telur asin pedas. Tidak hanya itu, Brebes juga memiliki kuliner andalan yang rasanya sangat menggoda lidah. Sate blengong dan kupat glabed. Perbaduan kupat dengan kuah santan pedas yang berwarna kuning kemerahan sangat cocok jika dihidangkan bersama sate blengong. Blegong adalah hewan hasil perkawinan antara bebek dan mentok (entok). Saya punya tempat andalan untuk menikmati kupat glabed dan sate blengong di kawasan Brebes. Yaitu di alun-alun kota Brebes. Di alun-alun ini jika sore menjadi tempat pusat wisata kuliner, tepatnya di depan masjid Agung Brebes, berdiri tenda-tenda para pedagang kaki lima. Tidak hanya penjual kupat glabed dan sate blengong, beraneka...

Tragedi sekolah zaman Now

Gambar
                        Foto : www.google.com Sekolah adalah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa /murid di bawah pengawasan guru. Sekolah memiliki tata tertib dan kebijakan yang telah diatur oleh pemerintah dalam undang-undang pendidikan. Dan murid wajib patuh pada peraturan sekolah. Sekolah adalah tempat menimba ilmu, bukan tempat mengumbar kekuatan dan kekuasaan. Melihat berita tentang sekolah akhir-akhir ini, saya sangat miris. Ada seorang murid yang menuntut gurunya hingga sang guru masuk bui. Ada murid yang saling menganiaya sesama murid. Bahkan akhir-akhir ini banyak murid yang menganiaya gurunya sendiri. Berlatar belakang rasa kecewa sang murid terhadap teguran gurunya, hingga berujung pada kekerasan dan melayangnya nyawa seorang guru. Sungguh ini adalah dilema yang sangat memalukan dalam dunia pendidikan. Guru yang seharusnya dihormati, dipatuhi, dan dihargai. Kini, hanya menjadi seorang pengasuh an...

Si Jeco Yang Rakus

Gambar
                              Foto: pinterest. Com Hujan begitu deras mengguyur area pertanian. Tanaman bawang merah dan cabai yang hampir panen, diserbu oleh hama jahat. Di musim hujan seperti ini ulat semakin cepat berkembang biak. Tidak hanya itu, ulat-ulat yang kelaparan semakin murka. Bangsa ulat memcari perlindungan di daun-daun bawang untuk menyelamatkan telor-telor mereka. Tidak hanya itu, di bawang-bawang itulah terdapat sumber makanan yang bergizi dan berlimpah. Sebelum subuh, Jeco raja ulat memberi perintah pada seluruh warga ulat untuk berlindung di dalam daun-daun bawang. Para ulat bersorak gembira mencari tempat masing-masing. Mereka mulai memakan pucuk-pucuk daun bawang merah dan segera bersembunyi di dalam daun, hingga ke akar-akar bawang. Datanglah Mika si Belalang cantik. Mika tampak heran melihat para ulat yang sangat rakus. Saat Jeco sedang asik berpesta, Mika mencoba menegur. "Ap...

Waduk Malahayu

Gambar
Wisata Waduk Malahayu yang terletak di desa Malahayu kecamatan Banjarharjo, kabupaten Brebes jawa tengah, adalah salah satu tempat wisata peninggalan zaman Belanda. Tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap harinya, terlebih di hari libur. Selain fungsi utamanya sebagai irigasi persawahan dan pengendali banjir, Waduk Malahayu mempunyai pesona keindahan alam yang sangat menawan. Waduk ini dikelilingi bukit-bukit indah. Tempat wisata ini selalu ramai, karena tarif masuk yang sangat murah. Foto diatas adalah bangunan peninggalan Belanda yang di sebut Turn, oleh warga sekitar. Jika berkunjung ke waduk Malahayu anda bisa menikmati pemandangan yang indah. Disana telah disediakan perahu-perahu wisata untuk berkeliling waduk. Makanan yang menjadi incaran para pengunjung adalah ikan bakar. Ada juga para nelayan yang menjual hasil tangkapannya pada para pengunjung. Pengunjung juga bebas memancing gratis di sana, yang pasti harus utamakan keselamatan. Karena tidak...

Difabel

Gambar
Istilah difabel awalnya muncul dan mulai banyak digunakan oleh para aktifis-aktifis peduli kaum disabilitas. Para aktifis menggunakan istilah difabel agar para penyandang disabilitas mendapakatkan persamaan hak. Disabilitas bukanlah orang cacat,melainkan orang yang memiliki cara atau kemampuan berbeda dibanding orang-orang pada umumnya. Apa sih arti difabel itu sendiri? Difabel adalah istilah yang digunakan untuk menyebut seseorang yang memiliki keterbatasan atau ketidak sempurnaan, baik secara fisik maupun mental. Orang-orang yang termasuk dalam kategori difabel adalah: Disabilitas secara fisik -Tunanetra (tidak dapat melihat) -Tunarungu (tidak dapat mendengar) -Tunawicara (tidak dapat berbicara atau bisu) -Tunadaksa (memiliki kekurangan fungsi anggota tubuh atau cacat) Disabilitas secara Mental -Tunalaras (Orang yang mengalami gangguan kemampuan untuk mengendalikan emosional atau control sosial) -Tunagrahita (Orang yang mengalami keterbelakangan mental, lemah ...

Tidak untuk ditiru

Gambar
                               Foto : pinterest.com Guru, digugu lan ditiru. Ya semua perilaku dan akhlak seorang guru katanya wajib kita tiru. Guru itu panutan. Guru wajib dihormati. Tapi berbeda dengan guru SMP, sebut saja namanya Bejo. Bejo seorang guru muda dengan tampang cukup cool, kata beberapa murid wanitanya Bejo adalah guru yang cukup tampan, ramah, dan bersahabat dengan remaja. Laki-laki dengan tinggi badan 165cm, kumis tipis ini memang punya senyuman yang penawan. Pantas saja kalau Bejo banyak disukai murid-murid wanitanya. Ternyata ini menjadi ladang kesempatan buat si Bejo. Saat memasuki masa-masa ujian, ada beberapa siswinya yang minta les privat pada Bejo. Bagai punuk merindukan bulan. Bejo yang melihat ladang tanaman hijau, tentunya tak mau melepas kesempatan ini. "Nay, waktu les privatmu pukul 19.00 ya," ucap Bejo pada Naya salah satu murid yang mempunyai kecantikan lebih menawan...

Balada Kehidupan

Gambar
Tini masih menatap seragam abu-abu putih. Wajahnya muram, penuh dengan kesenduan. Butiran embun hangat mulai mengintip di sudut kelopak matanya. Hatinya sedih. Pilu. Ada rasa yang begitu berat yang terus menghimpit dadanya. Sesak. Hingga, membuat air matanya tak mampu dibendung lagi. Gadis berjilbab merah muda, yang bernama panjang Kartini ini baru saja merayakan kelulusan sekolahnya. Tidak seperti teman-teman lainnya yang larut dalam euforia kelulusan. Tini kini hanya mampu menangis di kamarnya. Bagi Tini melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi adalah cita-cita yang sejak dulu dia dambakan. Menjadi seorang guru adalah cita-cita mulianya. Tapi mengingat keadaan ekonomi orangtuanya, Tini tak bisa berbuat apa-apa. Jangankan untuk biaya kuliah, untuk makan sehari-hari saja orang tuanya harus mengumpulkan gelas-gelas plastik bekas. Bahkan, dirinya kerap membantu untuk berjualan gorengan keliling kampung. Tini hanya mampu meratapi nasibnya. Lagi-lagi dia tak bisa berbuat a...

Misteri kota kosong part3

Gambar
Aroma pengap menyergap saat Shirley dan Dion memasuki gedung laboratorium. Bau anyir seolah menyelimuti ruangan. Tak hanya itu, udara dingin begitu menusuk tulang. Dion mengeryitkan alisnya, merasa bingung dengan semua yang terjadi. Cuaca di luar cukup panas, namun di dalam gedung ini, dingin. Bibir Shirley bergetar menahan dingin. Gigil tubuhnya mulai menjalar hingga ke ujung jari kaki. Mereka berusaha menyisir di seluruh ruangan, hingga ke lantai lima. Sunyi. Tak ada satu pun manusia atau seekor tikus. Shirley menuju sebuah ruangan yang pernah ia curigai. Dion memberikan sweaternya pada Shirley, mencoba membantu langkah Shirley yang mulai lelah. Perlahan Shirley membuka pintu itu, kebetulan tak dikunci. Sebuah cahaya kemilau menyergap, lalu berpencar menerangi seluruh ruangan. Shirley menutup matanya. "Tunggu, kita masuk sama-sama," ucap Dion meraih tangan Shirley. Langkah pelan membawa mereka pada sudut ruangan, dimana sumber cahaya kemilau itu berpencar. Ada se...

Terselimuti Salju

Gambar
Sumber: www. Pinterst.com Shirley masih menyusuri kota Andrean bersama Dion. Kota yang saat ini benar-benar kosong. Sunyi tanpa penghuni. Mata gadis itu masih menyisakan air mata kerinduan. Dia sudah menyusuri semua rumah dan toko kueh milik ibunya, tapi semua kosong. Begitu pula dengan laki-laki bertubuh tinggi dan rambut berwarna cokelat, hatinya sama perihnya untuk menerima kenyataan bahwa kota yang dia tinggali selama ini bersama keluarganya benar-benar menjadi kota mati. Pikirannya melayang jauh ke langit, ibarat sebuah layang-layang yang terbang tak beraturan mengikuti arah angin. Tapi kali ini bukan berbicara tentang sebuah permainan yang memang dia sukai. Berbagai pertanyaan dari teka-teki menghilangnya semua penghuni kota Andrean itulah misteri yang harus dia pecahkan bersama temannya, Shirley. Bangunan lima lantai bercat merah, tampak begitu dingin. Sekolah dimana Shirley dan Dion belajar.  Shirley memperhatikan lamat-lamat sebuah gedung yang berdiri di...

Misteri Kota Kosong (1)

Gambar
Foto : pinterest.com Shirley tertatih menyusuri hutan. Luka di kakinya masih meninggalkan darah yang mengalir di sisi kain pengikat luka. Jalannya pincang sementara bibirnya masih merintih menahan sakit. Matanya merah, tampak sebuah kebencian yang tergambar dari bola matanya. Peluh menetes di ujung pelipis. Dia masih mengayunkan langkah, perlahan sebelum dia benar-benar tumbang di semak-semak belukar. "Hai berdirilah! Ayo aku bantu," ucap Dion menghampiri Shirley. Diraihnya lengan wanita berambut pirang kerly. Gaun ungu bergambar kupu-kupu yang digunakan Shirley sobek. Kain sobekan itu digunakan untuk mengikat luka di kakinya. "Dion, pergilah! Aku tak butuh bantuanmu," bantah Shirley menolak bantuan Dion. "Kau memang wanita keras kepala." Dion menggendong Shirley. Dia tak mau mendengarkan penolakan, betapa berusahanya Shirley menolak pertolongan darinya, Dion tetap berlari, menggendongnya hingga di sebuah kota. Malam itu suasana kota begitu su...

Sesal

Gambar
Aku terlena pada waktu yang bergulir begitu cepat tanpa meninggalkan jejak. Berlalu begitu saja. Hingga tak terasa kini usiaku sudah melebihi seperempat abad. Merenungi, menyesali waktu yang telah terampas oleh detak jarum jam yang tak pernah memberikan jeda sesaat. Berlari menjauh dan melaju cepat menambah angka pada usia. Layaknya lilin yang terbakar api. Terpuruk dalam lumuran dosa yang semakin hari semakin bertumpuk. Seperti debu yang bertaburan di tubuh,semakin banyak dan melekat. Akankah air mensucikan debu-debu dosa yang telah melekat. Membersihkan jiwa dalam fitrah kesucian. Lewat sebuah kata taubat yang terukir di bibir. Terlantun dalam doa panjang. Sayangnya aku hanya manusia biasa yang begitu lemah dengan hasrat nikmat duniawi. Begitu lemah iman yang melekat di hati. Hingga, kerap mengulang dosa. Lagi dan lagi. Hingga berakhir dengan sesal di batas waktu. Di batas usia senja. Saat waktu tak lagi panjang. Tuhan... Kau selalu beri kesempatan. Tapi, aku selalu buta...

MICO

Gambar
Lagi-lagi senja selalu mampu memikatku. Rona keemasan berpencar di langit barat. Meninggalkan pesona yang tak akan pernah pudar. Seperti cintaku yang masih setia menemanimu. Secangkir kopi yang kuseduh dengan penuh cinta telah kupersembahkan untukmu. Dia menatapku, senyumnya terukir indah. "Terimakasih sayang," ucapmu masih menyisakan senyum di bibir. "Minum dulu Bi." Aku duduk tepat di sampingnya. Perlahan menarik nafas dan masih memperhatikan rona di matanya yang sedikit sendu. "Abi kenapa? Apa ada masalah?" tanyaku mencari tahu. "Nggak papa Mi," jawabnya tanpa ekspresi. Disesapnya kopi yang sejak tadi memandangi kita di meja. Dia masih terdiam. Aku tahu, pasti ada masalah yang sedang dipikirkannya. Sikapnya selalu seperti itu. Setiap saat ada masalah dia selalu menutup rapat masalah itu, tak mau berbagi. Padahal seandainya dia tahu, aku selalu siap mendengar cerita dan keluh kesahnya. Tapi, sudahlah aku tak pernah bisa memaksa. ...

Rasa yang Rumit

Gambar
Aku masih terpaku pada sosok laki-laki bertopi yang sedang menjijing plastik belanjaan. Tubuh tinggi, tegap seolah tak asing lagi di mataku. Hari gini, ternyata masih ada cowok yang mau belanja sayur di pasar tradisional. Berdesak-desakan dengan para kaum hawa yang mayoritas berstatus emak-emak, gumamku. Sesaat sosok itu hilang, saat ingatanku berkelana pada pria hitam manis yang telah memikat hatiku di bangku SMA dulu. Pria yang senyumnya manis, dan tutur katanya sopan. Berbeda dengan teman-teman cowok lainnya. Kali ini aku sibuk memilih kunyit , jahe dan lengkuas di tukang bumbu dapur. Aku segera membayar belanjaanku dan kembali menyusuri gang sempit di pasar Ceremai. Pasar yang selalu padat setiap pagi hari. Tiba-tiba seseorang merampas dompet tanganku. Aku tak bisa melihat jelas siapa yang menjambret dompetku. Berusaha mengejar dan berteriak semampuku. "Jambret. Eh tunggu!" entah kemana larinya jambret tadi. Hingga sampai di ujung gang pasar, tepatnya di p...

POHON

Gambar
Kawan... sini duduk di bawang rindangku. Sebentar saja. Jangan kau risaukan masalah yang terus menerpa hidupmu. Duduklah di sini, di bawah rindangku. Nikmati angin, yang pelan-pelan membelaimu. Hingga kau dapat rasakan sejuk walau sejenak. Tutup matamu dari hiruk pikuk perkara duniawi. Kawan... ibarat perjalanan, engkaulah kusir hidupmu. Engkau bebas menentukan arah laju kudamu, kemana pun kau mau. Jangan kau endus bau anyir yang kapan saja datang menyapa. Anyir sebuah dusta dari para penjilat dunia. Terus melajulah tanpa kenal lelah, hingga impianmu tercapai. Kawan... Sini aku ingin bercerita. Tubuhku berdiri tegak di bawah panas mentari. Kapan saja badai, angin, hujan menggoyahkan tubuh kekarku. Tapi aku tak peduli itu. Bagiku bertahan hidup dan dapat memberi manfaat adalah tujuan hidupku. Lihat! Kini kau bisa berteduh di bawah rindang tubuhku. Kau bisa memetik buahku dan jadikan peluruh lapar dagahamu. Sungguh, aku akan bahagia. Jika, hidupku dapat memberi manfaat. Kaw...

KIDUNG CINTA

Gambar
                                   foto: www.pinterest.com Rinai hujan pagi ini begitu deras. Beku dalam lidah yang kelu Mematung diri dalam pahatan kata Semu penuh kebisuan Duhai Tuan... Kenangan itu terukir lagi Saat indah mematri kasih Dalam sungai kerinduan Menjelma cinta suci Kuakui aku tak pandai bersajak Karena diriku bukan pujangga Namun kidung cinta ini Telah lama bersenandung dalam bait-bait kasih Merajuk Memuja Dalam balutan kesucian penuh ridha Tetaplah di sini Di hatiku Tuan... Nana Umza Brebes 22 jan 2018

BALASAN PENGHUNI HUTAN

Gambar
"Ga, guwe mohon jaga sikap lo di sini!" Seru Agil pada teman laki-laki yang sejak tadi berteriak tanpa aturan. "Lo tuh bawel. Tahu nggak Gil, guwe tuh happy bisa camping bareng sama Sonya." Yoga cuek dengan segala ucapan Agil yang seolah menggurui. Agil melipat kedua tangannya di dada. Hatinya kesal dengan sikap Yoga yang tak punya sopan santun. Berjingkrak-jikrak, berteriak, bahkan mengumpat para penghuni hutan si ekor panjang. Sesaat semuanya hening, Agil dan rombongan fokus pada langkah masing-masing. Berjalan menyusuri hutan dengan mata tetap fokus pada papan petunjuk arah. Tapi, tidak dengan Yoga, justru dia berlari meninggalkan rombongan. Yoga merasa dirinya paling mengerti jalan. Hari mulai senja, suara-suara Si ekor panjang terdengar bersahut-sahutan. Beberapa kera terlihat bergelantungan, melompat dari pohon satu ke pohon lainnya. Angin berembus semakin kencang. Desik suara ranting berirama sendu, layaknya nyanyian gadis penuh pilu. Agil dan b...

Wanita pengagum senja

Gambar
Aku hanya wanita pengagum senja. Sebuah semburat jingga keemasan yang penuh rona. Terpancar kian indah memayungi langit sore-hingga petang datang menjelang membawa damai. Kedamaian pada jiwa-jiwa yang lelah. Seandainya senja tak pernah terganti, mungkin aku tak akan pernah mengenal damainya petang yang bertabur bintang. Seandainya senja tak pernah bergulir, mungkin aku tak akan pernah mengenal pagi dengan kesejukannya. Tapi, Tuhan itu Maha adil. Dia lengkapi semuanya, seimbang dan setara. Hingga aku bisa mengerti apa artinya dunia. Apa itu alam. Apa itu nikmat. Dan apa itu syukur. Bumi yang begitu tenang dan damai, kapan saja bisa berguncang. Menggetarkan seluruh isinya. Guncangan itu, orang bilang namanya gempa . Padahal bumi hanya lelah menopang semua isi yang lalai ucapkan syukur. Bumi hanya sedikit memutar-mutar ototnya, namun semua isi bumi heboh. Layaknya kecoa yang lari terbirit-birit menghindari racun serangga. Lucu memang. Jika manusia penghuni bumi bebas berjing...