Postingan

Menampilkan postingan dengan label coretan hati

CURHATAN HATI IBU

Gambar
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2083281791700409&id=100000558244498 Ini adalah curhatan seorang ibu yang hatinya terluka. Seorang ibu yang menangis ketika putri kecilnya dibentak oleh orang lain dengan ucapan sampah. Nana bukanlah seorang ibu yang sempurna. Dia mempunyai begitu banyak kekurangan. Namun, seperti hal nya ibu yang lainnya, dia pun mempunyai cita-cita memiliki anak yang solehah, anak yang berakhlak mulia, anak yang punya budi pekerti yang baik. Nana bertanya, apa ucapan "BANGSAT, BAJINGAN" pantas di ucapkan oleh laki-laki dewasa yang bukan siapa-siapanya, yang tidak pernah menafkahi, apalagi memberi jajan? Pantaskah ucapan itu ditunjukan pada seorang anak kecil berusia 4,5 tahun, yang sedang duduk sendiri bermain? Tanpa ada sebab, itu orang memaki-maki. Sebagai seorang ibu, Nana menegur halus. Ternyata tegurannya tak diindahkan, laki-laki itu masih terus mengulangi ucapannya hingga putrinya menangis. Apakah seorang ibu akan diam saja? ...

Mimpi

Gambar
Mimpi Bukankah mimpi itu milik setiap insan Bukankah siapa saja punya hak untuk bermimpi Lantas kenapa masih ada sebagian yang kaya merasa mimpi itu bukanlah milik yang miskin. Lantas kenapa masih ada sebagian yang berpendidikan merasa, mimpi itu bukan milik yang tak sekolah. Lantas kenapa masih ada sebagian yang bernasib beruntung merasa, mimpi itu bukan milik yang malang. Lalu mereka itu siapa? Apakah si sombong? Lalu mimpi itu milik siapa? Apa milik yang berkuasa dan bertahta? Seandainya bisa bertukar posisi. Apakah si sombong akan tetap membusungkan kesombongannya? Jawabannya, entahlah. Seperti aku dengan segala mimpiku Apakah menjadi penulis hanya milik yang berprestasi tinggi? Apakah menjadi penulis hanya milik yang bersekolah? Dulu, aku menutup semua impianku. Takut untuk bermimpi. Ya, aku yang hanya seorang ibu rumah tangga, tak berpendidikan tinggi, tidak berduit. Berusaha menutup telinga dari semua omongan mereka. Dan membuktikan bahwa aku juga ...

Mengenang

Gambar
Daun yang jatuh tidak pernah menyalahkan angin, hujan atau pun pohon yang menopangnya. Dan tidak akan pernah menyesali jatuhnya. Jika hidup begitu berarti, maka lukislah kehidupanmu dengan indah. Begitu banyak cerita yang telah terukir di kanvas kehidupan. Suka dan duka telah mempunyai porsi yang pas dalam kehidupan. Begitu banyak kenangan yang tak bisa dilupakan, kenangan yang mungkin sangat bermakna dalam hidup. Lantas, kenangan apa yang sampai saat ini tidak bisa dilupakan? Mungkin kesedihan, dilema kehidupan atau perjuangan yang mengharu biru yang telah terjadi di masa lalu. Kalau saya, tidak ingin mengenang hal yang menyedihkan yang membuat saya menangis. Saya hanya ingin mengenang hal-hal yang indah dan menyenangkan. Salah satu kenangan yang sangat berkesan dalam hidup saya adalah pernikahan. Sepenggal episode dalam kehidupan yang telah mengukir nama saya dan suami di bumi dan langit. Kenapa? Tentunya karena saya telah diakui Negara dan seluruh masyarakat bahwa saya...

Jika Waktu Bisa Kembali

Gambar
Pernahkan Anda memikirkan ingin kembali ke masa lalu. Mungkin jawabannya ya. Terlepas dari masalah dan polemik hidup yang kini terjadi dalam kehidupan Anda. Adakalanya ingin melepas semua beban dengan berpikir mencari jalan keluar untuk kembali ke masa lalu. Masa yang mungkin sangat menyenangkan dan berkesan dalam hidup Anda. Andai ada mesin waktu yang bisa di klik lalu kembali ke masa yang kita inginkan, aah.... betapa senangnya ya. Upss ..., tapi hidup ini bukan seperti di film doraemon. Yang bisa keluar masuk dimensi lain kembali ke masa lalu. Jadi jika ada masalah ya harus diselesaikan, cari jalan keluar. Bukan lari dari masalah dan berangan-angan ingin pergi ke masa lalu yang menyenangkan tanpa beban.  Dan sayangnya waktu yang berlalu tidak akan pernah terulang. Jika  ada yang bertanya pada saya. Masa apa yang saya inginkan jika bisa terulang kembali? Maka jawaban saya adalah masa SMA. Bagi saya masa itu adalah masa yang penting. Masa dimana para remaja seda...

Doaku Hari Ini

Gambar

Tangis Bidadari Mungil

Gambar
Mengandung, melahirkan dan menyusui adalah kodrat seorang wanita. Selama 9 bulan 10 hari harus bersusah payah melewati setiap fase trisemester yang tentunya berbeda setiap masing-masing wanita. Sedikit cerita tentang pengalaman hamil anak pertama. Mual, pusing, lemah dan tidak bisa mengkonsumsi nasi. Itu yang saya alami hingga memasuki usia kandungan 5 bulan. Tidak sampai disitu, menjelang HPL saya merakan cemas yang berlebih, mungkin karena ini kehamilan pertama. Ada rasa takut yang kadang menyelinap di pikiran. Tujuh hari melewati HPL dari dokter spesialis kandungan saya pun memeriksakan diri ke rumah sakit untuk USG. Sebenarnya menurut bidan saya belum memasuki HPL, namun dokter meyarankan saya untuk segera rawat inap dan mengambil tindakan. Ini yang saya tidak suka. Dokter seolah menakut-nakutu. Padahal dia bilang kondisi janis sehat dan tidak ada masalah. Saya dan suami mulai mengambil keputusan untuk pulang dan menolak di rawat inap. Saya yakin saya bisa melahirkan norma...

HANYA TUHAN yang TAHU

"Di hati ini hanya tuhan yang tahu" Sebuah penggalan syair nasyid yang selalu terngiang di telingaku. Aku termenung dalam guratan senyum yang mulai pupus terhapus air mata. Rasa sesak di dada, seolah memaksakan untuk berteriak sekeras mungkin. Tuhan kenapa aku harus menangis karena gundah dan kecewa yang menyelinap di rongga hati. Ingin rasanya kumenjauh dan berlari dari semua beban ini. Aku pun mulai tersadar bahwa aku telah lalai. Ku basuh wajahku dengan air wudlu. Kurasakan kesejukan, kedamaian yang perlahan menyusup ke dalam fikiran dan hatiku. Kusimpuhkan sujud panjang dalam untaian doa penuh kekhusyuan. Hingga kerengkuh nikmatnya ibadah dalam buaian cinta yang hakiki. Di hati ini hanya Tuhan yang tahu. Bahwa aku butuh Engkau. Semoga iman islam selalu tercurah untuk hamba yang selalu merindu.