Gara-Gara sepatu biru dongker
Ely memakirkan motor matic birunya, tepat di hadapan Fery yang sedang duduk di bangku panjang tak jauh dari lapangan basket. Celana jeans berwarna biru, serta kaos oblong dan rambut panjang kuncir kuda berjalan menghampiri Fery. Tatapan sinisnya membuat gadis berusia enam belas tahun itu terlihat sangat judes. Sepatu cat warna biru dongker selalu menemaninya kemana saja dia pergi. Banyak yang bilang jika rambut panjangnya itu dipotong, Ely lebih mirip seperti laki-laki. “Kenapa loe takut lawan gua?” tanya Ely ketus pada Fery. Tanganya menantang pinggang, sesekali dia mengusap hidungnya dengan ibu jarinya. “Takut lawan cewek jadi-jadian kaya loe, Enggak lah yo.” Fery semakin merasa penasaran dengan kemampuan Ely dalam basket. Fery adalah anak baru di sekolah yang sama dengan Ely. Jadi Fery belum tahu sama sekali kemampuan cewek yang disebut-sebut lady basket di sekolahnya. Fery semakin berambisi dengan tantangan Ely. Gadis yang aneh, Guman Fery. Tak sedikit pun karakter wan...